Bahagia Saya Itu ….
Kata orang, bahagia adalah saat-saat bersama orang yang kau sayang. It’s true. Exactly true. Perasaan senang, sedih, terharu, ataupun yang lain sesungguhnya adalah perasaan bahagia yang sederhana. Karna apapun bentuk bahagia itu adalah saat orang yang kau kasihi dekat bersamamu. Orang-orang yang bisa membawamu kedalam kehidupan yang lebih baik, menyenangkan, bahkan menjerumuskan (yang terkadang tetap terlihat menyenangkan). Tapi, kau tak akan tau lebih pasti kebahagian seseorang itu tepatnya seperti apa.
Apa kau tahu kebahagiaan bagi wanita? Terutama saya.
Menurut saya pribadi, kebahagian adalah saat kau berada diduniamu. Berada ditempat yang benar-benar kau inginkan. Dilingkungan yang mendukung untuk melakukan apa saja yang kau mau. Yang dapat memuaskan, membuatmu lebih bergairah, membuat hidup serasa semakin hidup, membuatmu nyaman, membentuk karaktermu semakin kuat, membuatmu menjadi yang paling hebat, tak terkendali, namun tak elak menyusahkan dirimu sendiri. Tapi itu kebahagiaan. Itu sangat-sangat jelas sebuah kebahagiaan. Kebahagiaan yang tak terbatas.
Kebahagiaan itu nyata, kebahagiaan itu tak hanya dapat dirasa tapi juga dapat kau sentuh, kau pegang, bahkan dapat kau balutkan dikulit indahmu. Kebahagiaan itu berbentuk.
Kebahagian itu berawal saat kau memasuki ruang-ruang beretalase nan mengagumkan. Harum wewangian khas yang sengaja diletakkan untuk menarik atau bahkan membuat betah sang pengunjung. Keramahan yang drastis terhadap orang-orang disekitarmu walau baru pertama kali bertemu. Bagaimana cara mereka menjamumu seperti ratu sejagat. Kata-kata manis serta pujian yang tiada batas. Ah.. itu benar-benar beberapa menit yang membahagiakan. Apalagi saat kau digiurkan dengan kebahagian kecil seperti potongan-potongan harga yang sebenarnya tidak merugikan sama sekali sang pemilik. Kau tak akan pernah tau bagaimana tepatnya mereka meluluhlantakan niatmu yang tadinya hanya ingin memanjakan mata, atau sekedar iseng melihat-lihat koleksi terbaru, pendirianmu bisa berubah 180 derajat saat penglihatan itu menarik-narik isi dompet.

Ya, saya rasa kamu mulai tau apa itu kebahagian (versi saya).
Bagaimana cara kau menyentuh mereka, memiliki mereka, baik yang kau butuhkan atau (lebih sering) sebenarnya tidak terlalu kau butuhkan. Menyentuhnya saja sudah bisa membuat mood mu yang kacau langsung berubah, seperti terbang kelangit ketujuh, meluncur bareng paus akrobatis, menuju rasi bintang paling maniiisss. HAHAHA tot!
Ah, masih teringat beberapa kali kesempatan itu diingatan. Dan hari ini, tepatnya beberapa jam yang lalu saya kembali melakukan kesalahan itu. Kesalahan. Ya kesalahan. Tapi bagaimana tidak kau bisa menolak semua euforia yang ada saat kau berada diposisi yang serba tertekan. Dengan kondisi yang mendukung serta kejenuhan yang kau alami beberapa hari kebelakang. Karna bagi saya (salah) satunya jalan keluar mencapai sukses dari kebosanan adalah menikmati keadaan seperti ini. Keadaan yang sangat-sangat ingin diulang lagi, lagi, dan lagi.
Tapi, seperti apa yang dikatakan orang dulu, “Jangan pernah menyesali apa yang sudah terjadi”. Ya bagaimana itu menjadi penyesalan kalau itu sendiri adalah kebahagiaan. Kepuasan yang luar biasa. Kebahagiaan yang tak tertandingi. Kenikmatan saat orang-orang sekitar memperlihatkan kekaguman ketika melirikmu. Kepercayaan diri saat kau pertama kali memakainya. Segala keadaan yang membuat jiwa raga berada dititik kesempurnaan.






